(dan juga bukan brondong
“ngulapes” hahahaha ….)
Suatu pagi, karena si Papap harus ke Jakarta, saya berjalan kaki ke
tempat pemberhentian bis. Santai sih, soalnya saya start dari rumah
lumayan pagi.
Supaya bisa kebagian tempat duduk di bis, seperti biasa saya berjalan
ke arah Sarijadi atas. Kira-kira di blok 16, saya berhenti karena sudah
melihat bis roti kuning-biru di kejauhan.
Di seberang jalan, ada sebuah mobil jemputan penuh dengan anak SD yang
masih terlihat segar-baru mandi dan rambut mereka masih basah. Di
bangku paling belakang duduk anak-anak cowok, kira-kira kelas 2 atau 3
SD-an lah. Melihat saya berdiri sendirian di seberang jalan, mereka
membuka jendela mobil lebar-lebar dan melambai-lambai.
"Dadaaaah! Dadaaaah!" cowok-cowok mungil itu tertawa-tawa.
Ya sudah, saya dadahi saja lagi sambil tersenyum.
Tapi tiba-tiba, seorang cowok mungil itu berteriak kepada saya, "Kamu sekolahnya di mana?"
Hah??????
Sambil menahan tawa, saya menjawab, "Ujungberung!"
"Oooh …" kata si cowok mungil tadi. Padahal saya ragu, dia tahu tidak Ujungberung itu di mana.
Sayang bis yang saya tunggu sudah berhenti. Jadi saya hanya sempat
melambai kepada mereka. Mereka juga balas melambai dengan lebih heboh.
Begitulah. Mungkin memang saya dinilai masih imut oleh cowok-cowok
mungil itu, sampai ditanya, "Sekolahnya di mana?" Mungkin gara-gara
saya terlalu banyak bergaul dengan anak-anak. Atau mungkin gara-gara
saya mengidolakan Suzanna yang menikah dengan Clift Sangra, pria yang
24 tahun lebih muda, hahahaha …. Slurp!
Suzanna rocks!
BalasHapusYeayea, she rocks bangeuds! Hahahahaha ....
BalasHapuswew..... hahahaha......
BalasHapus