Minggu, 15 Juni 2008

MEKJUT oh ... MEKJUT


"Pap, kalau Adek DO, Adek mau kursus kue di Nyonya Liem, ya.”


Begitu yang saya bilang kepada si Papap waktu sempat terganjal kasus di tahap sarjana muda. Si Papap sih seperti biasa, manggut-manggut doang. Dan syukurlah, saya memiliki seorang abang yang aneh, SMA saja lima tahun, kuliah full tujuh tahun, jadi prestasi saya di sekolah tidak akan dibanding-bandingkan dengan prestasi si abang, hahahahahahaaaaaa! 

Di sekolah gajah yang bukan Way Kambas itu, ada tiga tahap evaluasi—TPB, Sarjana Muda, dan Sarjana. Kalau IPK < 2.00 dalam setiap tahap atau ada nilai mata kuliah E (pada tahap Sarjana sih D), dadaaaah …. Dan masing-masing tahap ada masa maksimalnya, seperti TPB maksimal dua tahun, Sarjana Muda maksimal lima tahun, dan Sarjana maksimal tujuh tahun (dulu, sekarang lebih ketat lagi).

Yah, angkatan saya memang angkatan paling ganjil dibandingkan angkatan-angkatan lain—nyaris kriminil semua (bukan kriminal). Bayangkan, dari tiga belas orang yang ada, dikurangi tiga pada tahap TPB (sekarang, yang satu sudah jadi sarjana hukum, yang satu sarjana politik, yang satu lagi entah ke mana), ada enam orang yang kasus sarmud. Lebih dari setengah dari yang tersisa!

Satu orang berkasus dalam mata kuliah Matriks dan Ruang Vektor dari jurusan Matematika (yah, saya juga ikut kuliah ini LIMA kali, dan akhirnya cuma dapat C, hahaha). Lima orang lagi, termasuk saya, tersangkut di mata kuliah MEKJUT.

Sumprit, bukan jorang atau parno, MEKJUT memang ada, MEKanika lanJUT. Kalau dalam mata kuliah Mekanika yang dipelajari adalah mekanika klasik Newtonian, di MEKJUT kami belajar tentang mekanika yang lebih rumit, mekanika Lagrangian, Hamiltonian, dan sebagainya (oh, jangan tanya apa isinya … saya juga sudah lupaaaa hahahaha).

Masalahnya, MEKJUT ini adalah mata kuliah dari jurusan Fisika, bukan dari jurusan Astronomi. Di jurusan Fisika sendiri, MEKJUT ini mata kuliah pilihan, tapi diwajibkan untuk mahasiswa Astronomi. Oh, kejam nian! Soalnya, yang mengambil mata kuliah pilihan ini umumnya adalah mahasiswa Fisika yang berminat belajar fisika teoretis—dan mereka biasanya pintar-pintar. Bagaimana nasib distribusi nilai kami? Huh.

Selain itu, isi MEKJUT sebenarnya juga diulas di mata kuliah jurusan Astronomi sendiri, di Geometri Alam Semesta. Oh, sungguh nama yang menakutkan. Seperti mata kuliah berjudul Benda Kecil dalam Tata Surya. Hihihiii ….

Nah, ada lagi masalahnya. Mata kuliah Matriks dan Ruang Vektor biasanya diberikan saat Semester Pendek. Jadi, si teman saya yang berkasus itu sudah agak selamat lah, paling-paling dia harus berusaha keras agar nilainya minimal C nanti. Sementara, MEKJUT ini kuliah pilihan yang paling diikuti oleh paling banyak lima belas orang mahasiswa. Mana mau jurusan Fisika menyelenggarakan semester pendek hanya untuk kami-kami ini?

Selain itu, dosen MEKJUT ini, sang ketua jurusan Fisika pada masa itu, adalah seorang dosen keras hati. Sebenarnya beliau baik (dan ganteng—menurut salah seorang teman saya yang juga berkasus. Halahhh!), tapi sulit dibujuk. Maka, mulailah kami bolak-balik—ke dosen wali, ke ketua jurusan, ke sekretaris jurusan, kembali ke jurusan Fisika, menemui si bapak dosen MEKJUT, bertemu dengan Pak Yeye—petugas TU Fisika, dipingpong lah.

Entah kenapa ya, saya sih waktu itu merasa benar-benar percaya diri. Saya berpikir, yang bener aje, masa jurusan rela kalau setengah angkatan 97 DO semua? Hihihii .... Tapi, ada salah seorang teman saya yang oh, panik setengah mati. Di mana-mana, air matanya bercucuran. Di depan ketua dan sekretaris jurusan, di depan si bapak dosen MEKJUT, mungkin juga di depan Pak Yeye (hmm … orangnya sama dengan si Neneng yang kami tipu harus traktir batagor itu, hihihiii).

Akhirnya, betul dugaan saya—kami semua mendapat kesempatan untuk ujian perbaikan. Syukurlah, saya mendapat nilai D! (Hahaha … nilai D aja bangga. Tapi memang, Listrik Magnet juga D, saya biarkan saja. Kimia 1 dan Kimia 2 juga begitu, ah, biar saja, daripada gatal-gatal, hihihiiiii) Sayang, di antara kami berlima, ternyata ada seorang teman yang meskipun dapat D, tapi IPK-nya benar-benar jauh dari 2.00. Jadi, hanya kami berempat yang lolos, bersama seorang teman yang berkasus Matriks dan Ruang Vektor itu.

Syukurlah, nilai-nilai saya jauh lebih membaik di tahap Sarjana (Kosmologi aja dapet A! Tapi sumprit, nggak inget sama sekali isinya, hahahahahaaaaa), meskipun perjuangan menyelesaikan Tugas Akhir sangat berat juga (haha … ini ada di kisah lain yang sudah diceritakan duluuuu).

Yang mengibakan sih si teman saya yang bercucuran air mata itu. Padahal dia yang berpendapat jika Bapak Dosen MEKJUT itu ganteng. Sampai lulus kuliah, dia nggak pernah mau lewat di depan gedung Fisika! Lebih baik jalan memutar. Sungguh aneh.

Yah, nggak jadi deh, kursus kue di Nyonya Liem. Hihihiiii ….

 

(Tulisan ini tuh request dari si Nata Pehul, yang juga berkasus MEKJUT bersama-sama saya, dan juga sialnya berpartner dengan saya di mata kuliah MATERI ANTAR BINTANG yang sudah saya ceritakan juga. Idihhh!)

157 komentar:

  1. mekanika rekayasa,,,mmmm,,,mata kuliah yang keren mah,,,

    BalasHapus
  2. ah, mekrek, apa itu mekrek? lebih keren MEKJUT
    legian mekanika rekayasa itu kan untuk para sipilis, hahahaaaaa

    BalasHapus
  3. sumpah, aku dulu sempat tertarik untuk daftar di jurusan Astronomi ITB
    untunglah akhirnya aku tidak sampai terjebak disana :D

    BalasHapus
  4. sumprit, aku sangat bersyukur pah ... kalo papah jadi kakak kelasku di astronomi, opapah omamah ... mungkin sejak dulu aku udah ndak waras pah, hahahahaaaaa

    BalasHapus
  5. aku kan sipilissss,,,,,sampe sekarang masih terbayang bayang di ratio mata kuliah itu mamah,,,,,bahkan dinamika rekayasa lebih keren,,,,,apalagi dinamika finite element,,,,,buaaahhhh,,,menyenangkan sekali

    BalasHapus
  6. kalo kita sih ada kuliah MEKREK MEKanika REKayasa. dari jurusan sipil. uh..sampe dua semester.. males banget deh..kuliah dan ujiannya jam 3 sore..

    BalasHapus
  7. untungnya om Q ga masuk,,,,,,nanti takutnya lulus bukan jadi astronom,,,tapi astrolog,,,,

    BalasHapus
  8. sipilis kok bangga. senang lagi. sungguh aneh.

    nyihihihiiiii

    BalasHapus
  9. benar-benar abang yang aneh:D

    BalasHapus
  10. horee,,,ada juga temennya,,,,,,wehhh,,,,,,ini kuliah dasarnya orang tukang ingsinyur je,,,,

    BalasHapus
  11. sekarang jamannya aids,,,aku cuma kena sipilis kan ya mending to

    BalasHapus
  12. ah, mungkin dia akan jadi astronom yang istiqomah ...

    BalasHapus
  13. tuh kan, mana tuh si gunaloman. mekrek itu buat sipilis, hahahaaa

    BalasHapus
  14. apakah ini ada hubungannya dengan hamilton tanzil?

    xixixixixxixi

    BalasHapus
  15. tapi lulusan arsitektur akan menjadi arsitek.
    tidak seperti lulusan sipil yang akan menjadi sipilis.

    BalasHapus
  16. halahhhh ... nggak ada mendingnya! :p

    BalasHapus
  17. wakakak ... sayang dulu belum kenal rahib

    BalasHapus
  18. hamilton tanzil itu nama alias rahib penjaga kuil buku yang lingkar pinggangnya sekian sekian sentimeter itu lho.

    BalasHapus
  19. tetep aja sipilis nggilaniiiiiiiiiiiiiiiiii:p

    BalasHapus
  20. jangan-jangan sempet ketemu suami saya dulu...
    eh teu ketang...beda angkatan 4 taun...:D

    BalasHapus
  21. aku kangen sama persamaan Laplace untuk pendekatan diskretisasi finite element......aahhhh,,,,,

    BalasHapus
  22. edy tanzil? waaa, mari kita tanya pada rahib:D

    BalasHapus
  23. hlaaaaaaaaaaaaakh, makanan apa ini:D

    BalasHapus
  24. dosennya pak "ora ono", soalnya sering ga nongol atau telat lama banget mahasiswanya kabur semua...:D

    hmmm...siapa sebenernya nama si bapak ini ya...ono something...

    BalasHapus
  25. hahahaha... bisa jadi :P
    sekarang aja masih bertahan istiqomah di jalur awal, meskipun udah bosen-bosen-bosen banget :(

    BalasHapus
  26. husss husss!
    pergi sana! *lempar jumroh*

    mengungkit-ungkit mimpi buruk aja ... huh

    BalasHapus
  27. haha..bener banget. antara bete dan senang. senang karena gak usah kuliah dan bisa ngabur..tapi bete udah nunggu sampe jam tiga tp kemudian bubar.. :p

    BalasHapus
  28. knp si may? apakah si abang gemar membolos?

    BalasHapus
  29. ah, rahib palingan lagi menggendong dek stevan ...

    BalasHapus
  30. wakakak ... kaya'nya jarang ada dosen yang nggak dapet julukan

    BalasHapus
  31. lahhh,,,,,dasarnya tukang mbolos aja,,,

    BalasHapus
  32. lalu aku akan diasisteni si papah dalam mata kuliah laboratorium astronomi
    lalu si papah akan terpikat oleh seorang pengunjung bosscha pada saat ceramah
    lalu menikah dan tinggal di "bedeng" bosscha
    hahahahahahahahahahahahahahaaaaaaa

    BalasHapus
  33. aku pernah 3x gagal ujian:
    2x pertama dosennya lupa, yang kali ke-3, kami kesel karena si bapak nggak datang-datang, jadi kami kabur, hahahahaaa

    BalasHapus
  34. beruntunglah daku yang klo mau ujian waktu di kampus dulu ituh cuma disuruh baca novel dan puisi.... hihi...

    BalasHapus
  35. huahahahahaha...
    trus satu saat ditamuin orang pluto yang banyak nanya dan foto2 :D

    BalasHapus
  36. membayangkan papah menikah pakai acara meneropong bintang:D

    BalasHapus
  37. tidak, dia mah jarang bolos da, cuma pemalas
    hahahaaa

    BalasHapus
  38. aku juga kalo mau ujian sukanya baca novel (kalo puisi nyaris nggak pernah), walaupun tanpa disuruh dosen, hihihiiiiii

    BalasHapus
  39. kenapa ya mar, kehidupanmu tu kalo ditulis selalu aneh begini :p kayaknya aku menunggu autobiografimu keluar deh....

    BalasHapus
  40. aku kalo ujian suka baca komik :D

    BalasHapus
  41. lalu anaknya tau-tau tiga
    (mas hendro yang ditanya-tanya cep imgar itu kan anaknya sekarang udah tiga, hahaha)

    BalasHapus
  42. eh pah, serius, kalo beneran berminat, teman-temanku bisa membantu mengadakan star party lho. hubungi aja langitselatan.com

    hihihiiiiii

    BalasHapus
  43. masa' sih, mahmin? paling waras begini kok ... hahahahaaa

    BalasHapus
  44. Sudah kuduga... memang ums mah lebih baik kuliah astrologi! hahaha...

    *padahal di masa depan kan bisa kaya, buktinya ketikREG (spasi) astro, gening payu......

    BalasHapus
  45. aku juga suka, tapi kalo pas ujian nggak, karena pasti nggak bakal sempet
    sibuk membuktikan rumus, hahahaaa

    BalasHapus
  46. sekarang juga bisa kok ngeramal. sini, kemarikan telapak tanganmu, mbu ... tah, di sini ada rel, di sini tempat sampah. boleh nggak ngeludah ke tempat sampah?

    *heureuyan masa lalu, hahaha*

    BalasHapus
  47. yee..gua cuma minta ijin doang. gak pake tanya2 segala macam.. :p
    yg ada mas hendro nya yang tanya2. ngajak mroyek.. :D

    BalasHapus
  48. dokter macam apa dirimu Minaaaaa?:D

    BalasHapus
  49. syukurlah nggak, t' dydy
    saya mah ketemunya sama adik-adik angkatan da ngulang wae, hihihiii

    BalasHapus
  50. hahaha ... dia ndak muncul lagi, pundung kali ya udah dilempar jumroh
    hahahahaaaa

    BalasHapus
  51. kalo gitu, bayangkan con, papah yang menanya-nanyaimu.
    ngajak mroyek juga. hihihihiiiiyyyyy

    BalasHapus
  52. kalo kuliah ku dulu adanya ya TEKnologi MEKanik, MEKanika TEKnik, trus ada juga MEKanika FLUida :D
    tapi karena kata2 itu tidak ada di kamus bahasa jawa timur, jadi tidak menimbulkan masalah :p

    BalasHapus
  53. looo masak gak boleh baca komik hihihi....

    BalasHapus
  54. wakakak ...
    dulu selain mekjut, aku ada fismat, fismod, fistum (fisika kuantum), MBL (mekanika benda langit), labas (lab-astro), tapi yang paling dahsyat ya MEKJUT ini. hihihiii

    BalasHapus
  55. ketahuan beda jauh angkatannya.. :p
    dulunya memang mektek.. tapi kemudian pas skitar angkatan kami berubah menjadi mekrek.. :D

    BalasHapus
  56. Sayah ge ngambil Mekjut dan dapet E. Tapi pada semester berikutnya Mekjut diubah oleh prodi (bukan jurusan ayeuna mah) menjadi mata kuliah pilihan. Senyum2 lega tersungging di bibir SEMUA mahasiwa. Sayah? Jingkrak2 sampe lt 4 labtek 3 hampir rubuh.

    BalasHapus
  57. lah, emang beda angkatan dan beda kampus kan :p
    apakah masih ragu bahwa kita itu memang beda angkatan jauh, sehingga masih butuh pembuktian2 lagi untuk meyakinkan?
    hehehe... :D

    BalasHapus
  58. suze.. aku membayangkan tamu2nya itu paris hilton, lindsay lohan, britney spears, gitu.... apakah kubugil mau jadi panitianya?

    BalasHapus
  59. yah emang enak kuliahku, modalnya cukup kalkulator jualan cabe, santai-santai saja bisa dapat ip tinggi, sempat baca-baca novel pula, menjajah bagian perpustakaan orang sastra, hahahahahaa.......

    BalasHapus
  60. hihihihi.. mata kuliah MATERI ANTAR BINTANG.. hihihihihi....
    harusnya anak2 astronomi itu pas lulus jadi wartawan infotainment aja :D

    BalasHapus
  61. hahahaha ...
    bukan aku yang bilaaaaang

    BalasHapus
  62. yah, itu juga akibat tindakan kriminil angkatan kami, dud ...
    coba kalo nggak ada kami, nggak bakal jurusan yang sekarang prodi ngubah mekjut jadi mata kuliah pilihan, hahahahaaaaaa

    BalasHapus
  63. papah ... ini sindrom menolak usia

    hahahahahahaaaaa

    BalasHapus
  64. wakakakkkk ...
    mending kalo tamu-tamunya gitu. kalo tamu-tamunya dewi perssik, trio macan, julia perez, tukul, apakah kubugil juga mau ya?

    (membalas pertanyaan dengan pertanyaan lagi, hihihiiii)

    BalasHapus
  65. oh, sayangnya ndak ada perpustakaan orang sastra di sekolah bukan way kambas itu, mamah ... jadi kami biasa ngendon di perpustakaan pusat yang mirip wc raksasa itu, di bagian buku warisan dari British Council, hihihiii

    BalasHapus
  66. iya, dan seringkali kami menyebut-nyebut: BINTANG MUDA PANAS

    (maksudnya, bintang yang baru terbentuk di materi antar bintang itu, warnanya biru, bertemperatur tinggi, hihihiiii)

    BalasHapus
  67. perang antara dewi perssik dan julia perez, hahaha

    (pasti bludrag senaaaaang sekali)

    BalasHapus
  68. bludrag pasti mau... hihihihihi.....

    BalasHapus
  69. aku mau kalo tamu-tamunya srimulat
    hahahahahahahahaaaa

    BalasHapus
  70. *pffiiuuuhhh* sekarang daku yang berkutat dengan kuliah matrix dan ruang vektor!
    glek!!

    BalasHapus
  71. hahaha... vina curhat :D
    tapi aku pernah dapat uang saku tambahan dengan jadi asdos mektek :D

    BalasHapus
  72. MekTek 1 masih oke
    kebanting di MekTek 2 ~>.<~

    BalasHapus
  73. Udeeeehhh, pokoknya yang namanya "Mek" pasti bikin pusying.

    BalasHapus
  74. tp ga jadi kursus kue sekarang malah jd juragan kebab :D

    BalasHapus
  75. saya juga cukup D saja buat ini!! brp kl ngambil yaa??? :D

    BalasHapus
  76. Kalo saya nyingkatnya Meklan. Tapi kepanjangannya bukan Mekanika Lanjut tapi Mekanika Sialan
    seperti halnya Fismat bukan Fisika Matematika tapi Fisika Mati
    atau Fistum bukan Fisika Kuantum tapi Fisika Tumbeng
    atau Fismod bukan Fisika Modern tapi Fisika Modar.
    atau Fisgal bukan Fisika Galaksi tapi Fisika Gagal
    usw....
    mmhh...nasib....nasib....bantu kami nang.

    BalasHapus
  77. aku jadi penasaran, isi mektek atau mekrek itu gimana? apakah mekanika newtonian dengan segala variasinya? oh, tidak ... hihihiiii

    BalasHapus
  78. yah di, aku dulu dapet D-D-D-E-C hanya karena kalimat matematikanya menyebalkan, salah satu kata langsung tetowwww
    hahahahahaaaa

    BalasHapus
  79. hahaha ... untung nggak wajib ngambil mekanika kuantum nya dud
    kalow iya, huaaaaaa ... makasihhhh
    temanku si neneng pas fisika kuantum aja muntah-muntah, "aku membayangkan atom-atom yang sekecil itu ..." begitu curhatnya, hihihihiiiii

    BalasHapus
  80. sebetulnya masih pengen sih, tapi ke ibutio aja ah ... hihihiiii

    BalasHapus
  81. kikikikikikkkkkkkk

    judulnya menggoda ya, tante mama ibu boit? :D

    BalasHapus
  82. pake menculik mariano buat ngajarin nggak? hihihiii

    BalasHapus
  83. oh mang uing ... betapa malangnya nasibmu, hihihiiiiiiii
    (tapi saya mah fismat dan fistum kebetulan dosennya bageur, fismod kebetulan langsung lulus, dan fisgal meskipun ngulang tapi akhirnya dapet B, hihihiii)

    BalasHapus
  84. waaah ini mah keharusan buat angkatan '95 :P, perasaan dulu mah yang engga lulus2 mekanika aja! sampe angkatan '93 bergabung :D

    BalasHapus
  85. om umay...hehehe.....*mesem mesem*

    BalasHapus
  86. Ohh...astronom toh? Gw baca judul-judul mata kuliahnya aja sudah cukup berbintang-bintang eh berkunang-kunang...

    BalasHapus
  87. ah, coba umay ambil master astronomi, kan katamu gelarnya master of universe, keren tuh May:D

    BalasHapus
  88. kuliah meklan dan gelombang itu sama-sama menyiksa. tapi lebih baik tersiksa di meklan daripada makan ati di gelombang. btw, yg bikin kurikulum tega banget ya memutuskan kuliah meklan wajib untuk mahasiswa astronomi sementara pilihan untuk mahasiswa fisika. teman sekelasnya orang yg juara olimpiade fisika. bhuh!

    BalasHapus
  89. Huhuhu... Saya mengulang kuliah Mekanika sampai 3 kali. Ternyata MEKJUT lebih heboh lagi ya kisahnya :)

    BalasHapus
  90. Ahhh, untung gw nda jadi masuk Astronomi ITB ...
    Ogah banget gw se almamater ama Umay :D

    BalasHapus
  91. 100 !!!!
    Horeee ... horeee ..

    BalasHapus
  92. aku pernah kuliah Mektek dan Mekon...mekanika teknik dan mekanika konstruksi....ga tau bedanya apa....itungan semua....masak kita disuruh ngitung2 balok paman gober (gerber seh hehehe).....dapet C syukur hiaaahahahaha....

    BalasHapus
  93. *ngebayangin Jupe ama Depe memakai piyama tidur, dan saling timpuk timpuk bantal isi bulu angsa*

    BalasHapus
  94. hahahaha....dasar bludrag hahahaha

    BalasHapus
  95. euh ... siapa ini oknumnya ya? hihihiiii

    BalasHapus
  96. astronom murtad, mbak, hahahaaaaaa

    BalasHapus
  97. da, aku pernah sompral bilang gini soalnya "daripada aku S2 astronomi, mending aku pindah agama"

    nyihihihihihiiiiiiiiiiiiiiiiii

    BalasHapus
  98. deni ohank juga mau
    *kedip kedip*

    BalasHapus
  99. wakakakakakkk
    kuliah gelombang juga ada ceritanya. jadi inget si trimus. hihihiii

    BalasHapus
  100. aku juga ngulang mekanika sih, tapi perasaan hanya 2x. dapet C langsung bungkus, hehehe

    BalasHapus
  101. halahhhh ...
    membayangkan si papah opapah dan bludrag sekampus denganku
    owwwww, tidak, yenny!

    BalasHapus
  102. eh, tapi ya, aku dulu masuk IPB lho, waktu umptn taun pertama, ke konservasi sumber daya hutan. apakah akan bertemu dengan bludrag di sana ya, kalo aku jadi ngambil itu?

    hahahahahahahahaaaaaaa

    BalasHapus
  103. hahaha ... ini juga nama kuliah yang nyerempet-nyerempet :D

    BalasHapus
  104. bukan gulat lumpur?

    hiyahahahahahahayayahahayaahayayayayayhahaaaa

    BalasHapus
  105. makanya...mendingan kaya saya...gak usah masuk sekalian, selama satu semerster..kalkulus2 cuma masuk 3 kali, kuliah pertama, ujian midsemester..ujian akhir semeseter..jadi gak usah cape-cape nunggu trus bete...hehehehehee:d

    BalasHapus
  106. ah, ternyata neng uyung ini kriminil juga
    tida' disangka-sangka
    hihihihiiii

    BalasHapus
  107. hihihi:D, iya dong....saya lebih baik main ka Lembang daripada masuk kelas kalkulus mah....belajar intergral tak wajar??!!!!!..bah..apa pula itu???!!! integral wajar saja sudah pusing aku dibuatknya, apalagi kalau integral tak wajar...lebih baik aku makan sosis bakar dan minum yogurt saja di Lembang...hihihihi.:D

    BalasHapus
  108. hahaha ... sama sih sebenarnya, daripada masuk kelas kimia, mending nangkring di gerbang sambil jajan batagor atau lumpia basah atau baso tahu atau gorengan
    hihihiiiii

    BalasHapus
  109. masa TPB itu saya sangat nakal Marie...saya sering membolos, dan saat ujian kalkulus satupun kami *kami??!!*nyaris tidak bisa ikut karena telat, gara-gara kami *kami???!!!* nabrak tukang baso tahu di gelap nyawang..dan roadanya maju sendiri..kamipun nyaris mati berdiri..untung itu si gerobak ajaib berhenti sendiri..hihihihi.....*eh jadi bernostalgia begini:P*, trus si emang tukang baso tahunya gak ada, lagi solat kayaknya di mesjid..kami pun berhasil melarikan diri dan mengikut ujian kalkulus satu...hiahahahaha.

    BalasHapus
  110. halahhh ... hahahahahahhahaaaaaa

    BalasHapus
  111. ini ada komentar tambahan dari temanku si Nata Pehul, di blog friendster:

    aya tambahan siah, bapa jeung indung urang dibelaan ka ajengan, menta doa jeung jimat. urang inget jimatna teh kulit kambing make tulisan arab beureum2, cenah kudu disimpen na dompet. kan biar gaya, pan intelek dong, saintis lagi (yg terancam DO tea) masa percaya kunu kararitu, diem2 disimpen we dina lomari di imah nini urang. gak percaya lah, da saya kan gaya, karena saya pan saintis intelektual (yang terancam DO tea). Selain itu dompetnya juga da teu boga, hahahaha.

    salam buat semua yang sudah berjuang sampai titik darah penghabisan, merdeka!!!
    (tapi dalam kate kecil mah percaya kalau ujian MEKJUT itu formalitas dan politis, nya??)

    BalasHapus
  112. hiahahahaha:D..deuuuuh...seru seru yah masa kuliah itu...gak nyangkalah kita berhasil lolos dari universtias tjap Gajah itu...hihihihi:D

    BalasHapus
  113. di sini cuman dapet 3 kesempatan, Mar :( kalo kagak lulus langsung dadaaaaahh...
    kesempatan 1 ama 2 ujiannya nulis, kesempatan 3 (terakhir) ujiannya lisan...
    hweeekkk....!

    BalasHapus
  114. nama mata kuliahnya aja udah serem... hihihi...

    BalasHapus
  115. lho? lho? sekarang malah jadi penerjemah ya? hehe

    BalasHapus
  116. Memang aura kita berdua tidak cocok Umay ...
    Mending aura kasih kali yeee
    Hihihihihi

    BalasHapus
  117. tapi nggak pernah minta jimat kan, neng uyung? hahahahaaaa

    BalasHapus
  118. tapi kan di, kalo udah segede-gede kita gini mah sekarang kuliahnya rada "eucreug", meskipun banyak mikirin urusan lain juga, hihihiiiii

    BalasHapus
  119. iya, sengaja dibuat begitu biar segar
    daripada meklan, mekanika dahlan? wah .. menyenang-nyenangkan si mang uing ajah

    BalasHapus
  120. yah itulah misteri alam semesta ini ...
    hahahahaaa

    BalasHapus
  121. omigod, bludrag ...
    DP, JP, AK, lalu siapa lagi berikutnya? hihiiii

    BalasHapus
  122. Ya ampuuun aku gak tau klo kejadiannya begitu..soalnya pertama ngambil MekJut aku langsung dapet B, maafkan aku yang gak empati gak pernah nanya-nanya...maklum...sibuk ngurusin persiapan mo nikah melulu, he..he..

    BalasHapus
  123. iya, yang lolos kan cuma zaid-iyam-vivi-lia. si ical dapet D kalo nggak salah.
    sisanya ngawur semua yam, hahahaaa

    BalasHapus
  124. hahahahaha! gitu ya, Mar? sayah mah rarasaan masih hobi membolos.. qiqiqi!
    *matakan teu ngarti2!* huhuhu..

    BalasHapus
  125. euh ... berarti masih remaja di, hihihiiiiiii

    BalasHapus
  126. ada di blog? ah, tapi nanti jadi ngerumpiin almarhum ya....

    BalasHapus
  127. marie 'n si abang
    hobi: sekolah
    :D

    BalasHapus
  128. iya..ditambah aku ada tendensi lain...ngecengin anak S2 tea. tapi seingetku kalian lulus gak lama setelah aku kan ya. kok bisa ngambil kuliah 4 - 5 kali gitu ya. berarti ambil SKSnya full terus ya...hmm, hidup anak astro! btw anak bayi berbaju pink anak siapa? si abang udah punya anak?

    BalasHapus
  129. orangnya apalagi hihiiii
    *wink wink*

    BalasHapus
  130. wakakakak ... iya, kualat ah :p

    BalasHapus
  131. memang hobi mams, karena bisa bertemu teman-teman
    hahahaaaaaa

    BalasHapus
  132. yaaammm ...
    itu akuuu, si keren iniiiiiii

    BalasHapus
  133. hei! hei! hei! apa-apaan ini.. urang kan bisa 5 tahun di SMA itu karena tidak setuju dengan sistem pendidikan menengah di Indonesia....

    BalasHapus
  134. maafkan, baru baca dengan serius...hehe....ohh syukurlah...gak jadi kursus di Ny.Liem.. kalo enggak....aku sekarang punya pesaing berat :D
    Aku pun menskip Fi-Das-ku....aku biarkan dalam nilai C... aku parah pisan fisika dan kalkulus...yang aku skip dalam nilai D...tapi...Kimia dasarku A lhoo :D

    BalasHapus
  135. hihihi...emang astronomi keren....cuma ada di ITB...eh...apa sekarang Unisba buka juga?

    BalasHapus
  136. iya...kenapa sih di sekolah kita itu hobby sekali menyingkat2 nama mata kuliah jadi nama-nama aneh

    BalasHapus
  137. hihihi...saya juga memilih kabur ke gunung halimun daripada harus mengutak ngatik integral tidak wajar ini....jelas lebih senang di sana....bertemu kekasih :))

    BalasHapus
  138. terserah ... aleshannya mau apaaa
    yang penting adek mah lebih cepet sekolahnya daripada abang hahahaaaaaaa

    BalasHapus
  139. perasaan nggak, ibutio
    dulu ada gosip mau dipindahin ke uncen karena kondisi alamnya masih cucok untuk pengamatan, hihihiiiiiiiiiiiii

    BalasHapus
  140. tapi mata kuliah Benda Kecil dalam Tata Surya nggak disingkat
    hihihiii

    BalasHapus
  141. ya udah atuh, mau kursus di ibutio aja?

    BalasHapus
  142. syukurlah...jadi masih tetap the one and only sekolah cap gajah duduk

    BalasHapus
  143. ah, jadi ingat.. waktu itu ada gosip dian sastro mau masuk astronomi hahahaha. dasar trimus djambrong, nyebarin gosip yg iya2....

    BalasHapus
  144. hahaha ... lengkap lagi argumennya:
    dian sastro itu setelah belajar filsafat tertarik dengan asal-usul penciptaan alam semesta, makanya dia ingin belajar kosmologi. karena itu, dian sastro tahun ini masuk astronomi itb.
    huahaahaahahaaaaaa .... dasar si trimus

    BalasHapus
  145. cap gajah ke nyonya liem ? * nyi romlah style..

    BalasHapus
  146. ihik ihik ihik ... tapi tak berminat ke rudy hadisuwarno :D

    BalasHapus