Sabtu, 24 Mei 2008

Tante-Tante Legendaris di Bandung

Gara-garanya sih, karena akhir-akhir ini sering bergaul dengan seorang TUKUGIL, ibu-ibu tukang kue “gila” yang bernama Ibu Susi alias Teh Uci alias ibutio, yang nyaris di setiap pertemuan selalu membahas tante-tante pengusaha di Bandung (hihii … iseng banget yak).

Yah, Bandung kan kota kecil, apalagi bagi para seleb lokal seperti kami ini (hahaha … huekkk), pergaulannya saling sambung-menyambung menjadi satu. Jadi, bagi anak-anak Bandung yang merasa “gaul”, pasti tahu sosok tante-tante pengusaha ini.

Yang pertama adalah Tante Hendra. Saya sudah tahu si Tante ini sejak SMP, sejak mulai senang main-main dan jalan-jalan. Entah siapa nama sebenarnya, tapi beliau adalah tante-tante pemilik Taman Bacaan Hendra di Jalan Sabang, dekat Cihapit. Mungkin si Oom yang namanya Hendra, saya kurang tahu juga. Dulu, waktu saya SMP hingga kuliah, si Tante ini setia menjaga taman bacaan miliknya, bersama sang suami dan anak perempuannya. Sebetulnya ada dua karyawan TB Hendra yang setia, hingga saya kuliah pun masih belum ganti, satu bapak-bapak, satu ibu-ibu.

Taman Bacaan Hendra ini adalah taman bacaan beken seBandung Raya, karena paling lengkap pada zamannya—mulai dari komik dan novel serial komik jadul, komik Jepang, komik Eropa, buku terjemahan, buku karya pengarang Indonesia, hingga majalah-majalah. Anggotanya tersebar dari seluruh penjuru Bandung. Nggak melebih-lebihkan, tapi memang betul, karena saya saja berasal dari daerah Sarijadi, dan teman saya dari daerah Buahbatu, sama-sama pernah menjadi anggota taman bacaan ini. Entah, saat ini si Tante Hendra masih ada nggak ya, karena sudah lama sekali saya nggak berkunjung ke sana. Kartu anggotanya pun sudah hilang.

Di seberang Taman Bacaan Hendra, ada sebuah toko kertas dan kerajinan yang bernama Toko Tidar. Nah, ada seorang tante juga di Toko Tidar ini, saya nggak tahu juga namanya—sebut saja Tante Tidar. Wuah, saya senaaang sekali kalau main ke Toko Tidar. Soalnya, banyak kertas-kertas daur ulang yang bagus-bagus, hiasan-hiasan yang lucu, bahan baku kerajinan yang unik-unik, hingga yang sudah jadi produk, misalnya bingkai foto, stationery, atau jam dinding.

Toko Tidar ini memiliki jam buka yang aneh, karena ada jam istirahatnya—siang sampai sore. Beberapa kali saya kecewa karena sudah niat jauh-jauh main ke Toko Tidar, ternyata tutup (nggak belajar dari pengalaman dan sering lupa jam bukanya). Gosipnya sih si Tante Tidar hobi tidur siang, hihihiiii …. Tante Tidar ini pula yang menjadi pelanggan pertama kuenya ibutio (Teh Uci, sepertinya asyik kalau pengalaman pertama bisnis kuenya diceritakan hehehe).

Tante berikutnya adalah Tante Yosiko. Sama, ini juga saya nggak tahu namanya. Disebut Tante Yosiko karena beliau memiliki toko kertas dan stationery yang bernama Yosiko di Balubur—dulu dekat Kebon Bibit, sekarang pindah ke lokasi baru dekat Gelapnyawang. Waktu itu saya bimbingan SR di SD Kebon Bibit, jadi sudah pasti harus sering membeli kertas dan pensil. Dan toko langganannya ya Yosiko ini. Barangnya lengkap dan lebih murah, apalagi dibandingkan dengan Gramedia atau toko-toko lainnya.

Dulu, si Tante sudah hafal dengan belanjaan kami, kertas gambar berukuran A2, pensil beragam jenis (mulai dari sekian H hingga sekian B), dan penghapus. Tapi, sejak terdampar di Astronomi dan nggak butuh kertas gambar, saya mulai jarang mengunjungi Tante Yosiko. Paling sekali-sekali saja. Sejak pindah ke Pasar Balubur baru, saya nggak pernah lagi melihat si Tante jaga di tokonya. Lagipula, saya semakin jarang ke Balubur, karena memang jarang ada perlu. Dan dulu, para pembimbing SR itu sempat bergosip (yang sudah pasti ngarang), jika Tante Yosiko itu musuhan sama Tante Tidar, hihihiiiii … Asal (Gara-gara persaingan menjual kertas).

Akhir-akhir ini, saya tahu satu tante lagi, yaitu Tante Sedjati, pemilik Toko Sedjati yang menjual bahan-bahan kue, di daerah dekat Stasiun Hall. Gara-garanya sih karena sejak ngewarung sering membeli mayones, saus, dan sambal literan. Paling murah ya di Sedjati—bisa beda tiga belas ribu dengan harga supermarket! Tante Sedjati ini keren banget (menurut kesaksian ibutio juga), karena hafal harga-harga di luar kepala. Nggak perlu melihat contekan. Nggak perlu berpikir dan mengingat-ingat lama. Begitu kita tanya, “Anu harganya berapa?” Tante Sedjati langsung menjawabnya.

Sama seperti Toko Tidar, saya senaaaang sekali kalau berkunjung ke Toko Sedjati. Meskipun malas di perjalanan (karena Stasiun Hall sering macet). Membayangkan berkilo-kilo (berkuintal-kuintal, mungkin) cokelat, mentega, keju, keju krim, krim kocok, terigu, kenari, mayones, dan bahan-bahan makanan lainnya, serta takjub melihat deretan botol esens dan berbagai bahan makanan. Ada juga mesin pembuat fondue (yang sampai sekarang masih membuat saya penasaran), beragam cetakan, loyang, serta segala macam yang berhubungan dengan kue-kue dan masak-masak!

Uh, tapi amit-amit dah kalau kita berkunjung ke Sedjati saat bulan puasa. Penuh sesak! Orang-orang antre membeli bahan kue, baik porsi besar maupun untuk dimakan sendiri. Kuncinya datang ke Sedjati hanya satu: jangan banyak omong. Tulis saja pesanan kita di kertas, berikan kepada si Tante atau para pramuniaga, lalu tunggu, sambil memerhatikan bahan-bahan makanan yang berderet—atau mengamati sibuknya mbak-mbak pramuniaga yang menakar bahan-bahan. Setelah pesanan kita siap, pramuniaga biasanya memberikan kertas kita ke si Tante atau kasir asistennya, dan mereka mulai menghitung. Hanya cukup mengucapkan terima kasih—kecuali kalau barang yang kita pesan nggak ada dan para pramuniaga menawarkan alternatif lain (misalnya “ABC lagi kosong, Del Monte mau nggak?).

Di bidang katering, ada lagi seorang tante, tapi perkecualian, yang ini beken dengan panggilan “Ibu”—Ibu Tony. Ibu Tony ini adalah istri seorang dosen ITB yang berbisnis katering, dan paling terkenal di seantero Bandung. Sampai-sampai tercetus, “Kalau ke kawinan yang kateringnya Ibu Tony, harus makan masakan lidahnya!” (Bukan lidah Ibu Tony, pastinya, hihiii). Dan Ibu Tony ini juga yang membuat si Antjheu suatu hari berhasil membujuk saya menemaninya ke kawinan, karena suaminya berhalangan, dengan iming-iming, “Temenin gua, KATERINGNYA BU TONY, MAR!” Hahahaaaa!

Ada satu lagi tante yang sempat saya lihat menunggui tokonya, yaitu Tante di Toko Sumber Hidangan, yang menjual kue-kue legendaris yang terkenal sejak zaman Belanda. Sampai sekarang, saya masih penasaran ingin minum kopi di sana, sayang waktu wisata kuliner di Braga bersama Suze Antie waktu itu, kafe Sumber Hidangan sedang tutup dan baru buka sore hari, jadi kami hanya beli kue dan selai kacang untuk dibawa pulang. Jadi, gosipnya, Tante Sumber Hidangan ini punya jadwal tidur siang yang sama dengan Tante Tidar, hihihiiiii ….

Sebetulnya sih, pasti masih banyak tante-tante pengusaha di Bandung ini. Hanya saja, yang menurut saya paling legendaris (dan saya tahu) ya para tante di atas. Saya juga nggak tahu apakah para tante itu masih ada atau sudah meninggal (kecuali Tante Sedjati, karena baru beberapa minggu saya belanja di sana, Ibu Tony, karena masih aktif berbisnis katering, dan Tante Sumber Hidangan, karena terakhir ke sana masih ada).

Kalau ada yang mengenal para tante tersebut, mohon maaf ya kalau saya sering menggosipkan mereka, ngawur lagi hihihiiii …. Yah, digosipkan itu berarti tandanya mereka memang terkenal dan legendaris. Sebetulnya juga masih banyak tante-tante lainnya, seperti Tante Teko (pemilik kafe Teko di daerah Ciumbuleuit), Tante Reading Lights (pemilik toko buku Reading Lights di Siliwangi), hingga Tante-Tante Dharma Wanita ITB yang mengelola kantin GKU Barat (hikhikhik … dulu sering dimarahi tante-tante ini, “Taruh saja uangnya di situ, Sayang!” “Sebentar, Sayang, sabarrrrrr!”). Tapi kalau diabsen semua, ya capeeeeek!

Saya juga sering bertanya-tanya, apakah saya bisa jadi tante legendaris Bandung seperti mereka? (Menurut saya, yang kemungkinan besar jadi tante legendaris Bandung itu adalah Teh Uci dan Teh Echy, hihihiiii) Mudah-mudahan saja!

 

Catatan

Oh, tentu saja fotonya WAJIB foto Ny. Hj. Romlah, pengusaha angleng dan wajit dari Cililin. Sudah terbukti, Tante Romlah memang legendaris. Meskipun Cililin agak “nyingcet” dari Bandung, Tante Romlah JUARA!

Catatan Tambahan
Maaf, lupa mencantumkan satu calon tante legendaris di Bandung: Tante Boit sang juragan Omuniuum, hahahahahaaa ....

107 komentar:

  1. bleh, nama2nya disebut secara sembarangan. wakakakkaa.... teko... pofertjes~~~

    BalasHapus
  2. wah bangga nih jadi tetangga dekatnya tante susi :-) sebentar lagi akan ada nominasi pemilihan tante legendaris ... :-DDDDD

    BalasHapus
  3. deket Tante Hendra ama Tante Tidar teh aya tante yang jualan nasi kuning :p lengkap dengan tambusu ato limpa ato gepuk.. nyammm...! :p

    BalasHapus
  4. haha..tante-tante itu smua apa kabar ya ? Tante Tidar masih ada. Tante Sumber Hidangan minggu lalu masih ketemu.

    Tante GKU yang judes juga masih ada. tapi gak ngerti, masih jualan ato tidak. dia itu kan istri dosen (profesor) arsitektur. dulu sempet bete dg si tante ini karena sering mengusir mahasiswa yg cuma nongkrong nunggu kuliah di kantin itu. nah, pas suatu hari nengok dosenku, ternyata yg nerima adalah si tante ini. walah..kaget ! dan ternyata dia kalo di rumah dan terhadap mahasiswa suaminya gak sejudes kalo di kantin. heheh..

    BalasHapus
  5. hahahahahahaaaa..
    hasil pembicaraan selama dua kali arisan dengan si tukang kue terangkum di sini :D
    kalo di tempat si tukang rampe ndak ada tantenya ya?

    BalasHapus
  6. jadi kepengen ke Toko Sedjati. di Banjarmasin paling susah cari toko bahan kue. dulu waktu masih rajin nyobain resep kue, ada langganan. sekarang toko itu sudah tutup, mungkin bankgrut karena saya tidak nyoba resep lagi hehehehe *huek*

    baru tahu aku bahwa RL itu pemiliknya tante-tante juga -selalu gagal ke sini-

    BalasHapus
  7. hiaaaaa.....piltandung....pemilihan tante-tante sebandung hahahaha

    BalasHapus
  8. Huahahahaha ....
    Lengkap euy pembahasan tante tante sebandungnya ...

    BalasHapus
  9. nanti kalo aku ke bandung kita visit para tante itu yah siste

    BalasHapus
  10. iya, soalnya nggak tau nama-nama aselinya, hahahahahahaaa
    aku pengen minum kopi di tekooooooooo

    BalasHapus
  11. hihihi ... mbak ratna harusnya ikut dinominasikan juga :D

    BalasHapus
  12. hahaha ... pak danisworo ya?
    anaknya yang cewek, yang pernah jadi host wisata kuliner kan temennya si abang :D

    BalasHapus
  13. di tukang rampe mah yang beken oom-oom hahahahaaa

    BalasHapus
  14. owyaaaaaaa? belum pernah nyobain, soalnya kalo ke sana selalu sore (nasi kuning mah adanya pagi-pagi ya? hihiii)

    BalasHapus
  15. hahaha ... sekarang nyoba resep dokter? :D

    BalasHapus
  16. hmmm ... piltangendung, pemilihan tante-tante legendaris di bandung tepatnya :D

    BalasHapus
  17. apakah di bogor ada tante-tante legendaris juga? hihihiiii

    BalasHapus
  18. yang wajib dikunjungi saat berwisata: Tante Teko dan Tante Sumber Hidangan heheheee

    BalasHapus
  19. saya kenalnya Tante Kareem... tapi saya juga dulu rajin menyambangi Tante Hendra...

    BalasHapus
  20. Tante Kareem itu keren banget yakkkkk
    apalagi yang sering nangkring di sana
    uhhhh ... kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeen bangettttt

    BalasHapus
  21. iya nih, kok Tante Kareem belum masuk
    belum jadi legenda ya? :D

    BalasHapus
  22. ow nanti kalo digoogling nama-nama tante itu, apakah akan masuk kemari yah? (seperti pada kasus tante rakhee, hi hi hi i)

    BalasHapus
  23. berarti sebentar lagi daftar tante-tante ini bakal bertambah panjang dengan Tante Uci dan tante Echy, ya? :D

    BalasHapus
  24. Tante Ibutio dan Tante Meteor mungkin :D

    BalasHapus
  25. tante juragan buku nyi...*lambai-lambai boit

    BalasHapus
  26. ahhh sms pagi-pagi nyapa tukugil....ternyata tau dari sini....

    BalasHapus
  27. ahaha...beneer....dia suka teriak2 "SAYANG....MAKANNYA UDAH KAN.....COBA PINDAH DULU...INI ADA YANG MAU MAKAN" mobilnya mercedes merah...hihihi... jadi inget masa-masa kuliah di situ

    BalasHapus
  28. hayuk-hayuk...dianterin deh Mina

    BalasHapus
  29. Tante Tidar itu namanya Tante Julie

    BalasHapus
  30. hah? tante GKU itu mamanya Letta? qiqiqiq....baru tau....pantes...mobilnya Letta Audi *apa hubungannya*

    BalasHapus
  31. tante sumber hidangan itu tantenya temen aku, si mamajos ituh... yang kemarin ngajarin bikin eskrim.... dia mah suka eror...pas kita minta ijin mau ngajak tamu banyak trus makan eskrim di situ....diusir-usir...eh gak taunya, kapan itu ijin lagi ke situ... dibolehkan.....dasar...

    BalasHapus
  32. Marie....kau lupa dengan bu mPet? itu juga tante legendaris bandung.... tapi jarang disapa tante mPet sih...

    BalasHapus
  33. oH....Lidahnya sedap sekali....saus kejunya....mantapppp

    BalasHapus
  34. hehe...enggak...biasanya beliau jam segitu jalan2 ngeberesin urusannya, sperti pergi ke bank...gitu....soalnya kalo beliau gak ada, toko wajib tutup

    BalasHapus
  35. hyaaa.... tetep juaranya nyi romlah yah.... hihi...

    BalasHapus
  36. mauuu...
    *melirik raina*
    tapi ntar gimana bawanya, yah???

    BalasHapus
  37. suatu saat dia akan melegenda ... hahahaaaaaa

    BalasHapus
  38. hahahaha ... coba aja mamah :D

    BalasHapus
  39. hihihiiii ... soalnya ada Paman Papah-nya si Lilit Kaikai

    BalasHapus
  40. hihihiii ... Tante Boit juga harus masup daftar calon tante legendaris di Bandung ...
    (sekarang juga setia bergaul dengan para mahasiswa pan? hihihiiiiii)

    udah dimasupin di catatan tambahan

    BalasHapus
  41. calon tante legendaris kok ketawanya ha.. ha.. doank? nyihihihihihihiiiii dong :D

    BalasHapus
  42. owwww ... terima kasih Tante Ibutio

    BalasHapus
  43. hahaha ... tuh kan, ibutio ini salah satu contoh anak (atau tante?) bandung yang gaul ...

    BalasHapus
  44. waaa ... kalo wisata kuliner ke braga lagi, mudah-mudahan pas buka dan dikasi izin makan di situ hahahaaa

    BalasHapus
  45. oh iya, hahahahahaaa ... kemaren aku diajak makan sama beliau, waktu liat lokasi, tapi karena buru-buru jadi ditolak.

    *jadi inget gosip pernikahan politis* hahahahahahahaaaaa

    BalasHapus
  46. ya iyalah, masa ya iya dong
    nyai aja romlah, bukan romdong
    hahahahahahaahahaaaaaaaaa

    BalasHapus
  47. bawa pulang Tante Tidar? Nggak boleh ... :D

    waa ... kalo suka pernak-pernik dan kerajinan dan sebagainya, wajib datang ke Tidar!

    BalasHapus
  48. tante sun nggak beredar di bandung, dulu masih jarang ada FO ...

    BalasHapus
  49. Sudah saya duga....pasti Nyi Romlah teteaplah idolamu:P *jadi pengen wajit*

    BalasHapus
  50. euh ... sayah pengen dodol duren jadinyah :D

    BalasHapus
  51. klo tante saya yang tinggal di bekasi belanja di situ, beneran panic buying...segala dibeli.... trus gak ditenteng belanjaannya ...tapi dikirim pake tiki

    BalasHapus
  52. bu mPet besanan sama bu Tony? kekekekek....

    BalasHapus
  53. ohh aku begaul sekali...qiqiqiq...secara sekolah smp kita yang keren itu kan banyak anak gaulnya... lha aku jadi ikutan sok akrab sama bu Tony kan gara-gara temenku yang nyokapnya temenan sama bu Tony, jadi syukuran apapun dirumahnya, selalu pake katering bu Tony yang yummy itu (lidah...oh...lidah...)

    BalasHapus
  54. mungkin jaman Arum abg yang digosipin 'Tante Kareem'... hehehehhee

    BalasHapus
  55. wakz... SIAP2 karung buat nampung titipan smartie neh XD
    atau... smartie dateng aja tgl 12 nanti
    *nodong undangan ke empunya acara* wakakkkaa

    BalasHapus
  56. heuheu...akhirnya duet maut muncul juga. Ohang jeung Nyi Romlah...

    BalasHapus
  57. Wah, yang calon tante legendaris lagi mengabsen para seniornya rupanya :)
    Nanti kalo jalan-jalan ke bandung gw minta tur ke tante-tante ya...?

    BalasHapus
  58. iya, seperti soekarno yang menikahkan putrinya dengan putra mahkota kerajaan solo, hihihiiii

    BalasHapus
  59. hahaha ... benerrrrrrr
    nanti arum abg bilang: "ayo kita main ke tante kareem, si tante itu keren banget duechhh ... suka ngasi bonus teh mint" hahahahaaaa

    BalasHapus
  60. hahahahahahaaa ... jadi kalian udah ngemodal karung gitu ya?

    BalasHapus
  61. tapi tak ada yang mengalahkan duet maut mang uing dan ibi nata ... hihihihiiii

    BalasHapus
  62. hahahaha ... mereka itu memang layak dijadikan panutan :D
    boleh mbak, kita kunjungi para tante itu hihihiii

    BalasHapus
  63. karung akan segera diupgrade ke gerobak
    kalo perlu: mobil box XD

    BalasHapus
  64. motornya rain aja dipasangin box di boncengan belakang, hihihihiiii

    BalasHapus
  65. oom umay mah oom-oom siiih...jd ajah gak termasuk tante-tante legendaris itu...

    BalasHapus
  66. hehehe.. kejadian juga tan...
    kayakny hampir smua anak iTeBe pelanggan GKU lama ngalamin d!
    eeeh tapi ya tan, pas akhir - akhir rela di kampus, yang nungguin udah bukan si ibu-ibu lagi da....
    walopun gak terlalu ramah, tapi pelayan yang sekarang gak segalak itu...
    *mmh kabyang gehu ma goreng pisang segede gaban di GKU yang habis antara jam 9 -10 gleKKKKKK!

    BalasHapus
  67. tapi oom-oom tukang rampe itu beken juga, nenk yara.

    daripada ya, ada seorang oom-oom yang namanya oom donni, yang ompong itu tchuhhhh ... nenk yara kenal nggak sama oom donni? oom donni kira-kira mau nggak jadi oom-oom tukang rampe? pangnanyain, nenk, ke si oom, da bageur ;D

    BalasHapus
  68. wah, yang ini mah belum pernah ngalamin, ngalaminnya gehu raksasa di kantin arsitektur lama (yang deket lapangan aula barat), dimakan panas-panas pake sambel dari buah pepaya busuk tea ... hihihiiii

    BalasHapus
  69. emang enak ya sambel dr pepaya busuk??????

    BalasHapus
  70. kan saos tomat yang biasa di tukang mie ayam gosipnya dari pepaya busuk? hihihiii

    BalasHapus
  71. tuh kaaan
    tapi kenapa tetep enak ya? hahahaaa

    BalasHapus
  72. karena busuk ituh....hehe...kita kan gak pernah sengaja makan buah busuk...jadi gak pernah tau enaknya :D

    BalasHapus
  73. oooooooooo tidaaaaaaaaaakkkkkkk...
    tan.. kau membuat hariku memburuk...hiks
    kebayang 2 mangkok mie ayam yang kuhabiskan selama di bandung ... hiks

    BalasHapus
  74. ah, tapi nggak kenapa-kenapa kan, sekarang?
    jadi pepaya busuk tidak berbahaya, hahahahahaaaaaaaa

    BalasHapus
  75. buktinya selama ini kita sehat walafiat :D

    BalasHapus
  76. sehat walafiat tapi tidak waras :p

    BalasHapus
  77. udah ada buktinya bu dokter, kalo pepaya busuk bisa mengganggu kesehatan jiwa?

    BalasHapus
  78. apakah ini pertanyaan retorik? :p

    BalasHapus
  79. 80% ya, tapi deep inside my heart, 20% lagi aku ingin penjelasannya, siapa tau gitu, memang kubugil keracunan saos pepaya busuk, hihihihihiiiiii

    BalasHapus
  80. tapi aku emang gak suka saos pepaya eh saos tomat kog..... jadi gak mungkin aku keracunan.....

    BalasHapus
  81. mamah kobo patut bersyukur ... atau mungkin keracunan dari jenis makanan lain? hihihiii

    BalasHapus
  82. yang busuk-busuk paling keluar lewat kiskis bang bang hihihi....
    jadi kalo kurang waras, itu memang sudah dari sononya kali.
    trus sesama kurang waras kayaknya punya daya tarik-menarik -halah-

    BalasHapus
  83. ow, mamah mina mendiagnosa....

    BalasHapus
  84. namanya tante tetet mar! temennya mama ku, kl aku makan disana dan beliau sedang baik hati melihat muka pembeli dia bakal memberikan isi piring itu gratis! hehehe atau kl masih suasana lebaran beliau suka menarik saya buat ngambil puding karamel bikinannya di rak kue :D tp masalah usir mengusir sih kaga ada pengecualian! P

    BalasHapus
  85. dan bau lidahnya akan segera dikenali ketika masuk gedung/tempat resepsi!! mungkin krn lidah sapi rada mahal dan dagingnya sedikit, kadang beliau menambahkan smoked chicken breast merek fiesta!

    BalasHapus
  86. wakakakakkkk ... si tante KKN
    tapi asik juga tuh, jadi sering makan gretong, hahahaaaa

    BalasHapus
  87. hahhh?
    kok ayam bisa berasa lidah? berarti si tante ibu toni itu jagoan, hahahaaaa

    BalasHapus
  88. ohh ini favoritku juga...praktis buat isian apa aja kalo kepepet...

    BalasHapus
  89. https://www.globallshare.com/id/2918183.html nih jejaring sosial yg dipakai para tante sosialita

    BalasHapus
  90. Jika ada situs yang terbaik kenapa pilih yang lain? mari bergabung bersama

    kami di intanqq.com ^^

    8 game dalam 1 ID
    Game yang di sediakan oleh intanqq:
    * Bandar Balak66 (New Game)
    * Sakong (New Game)
    * Bandar Poker (Hits Game)
    * BandarQ (Hot Game)
    * Poker
    * Domino
    * Capsa Online
    * AduQ

    Kelebihan:
    * Minimal Depo dan WD Rp 15.000
    * Proses dana cepat
    * Bonus cashback harian 0,3%
    * Bonus extra cashback
    * Bonus referal 10% + 10%
    * No robot

    Kami tunggu kehadirannya ^^

    Pin BBM: 2AD20246

    BalasHapus
  91. Jika ada situs yang terbaik kenapa pilih yang lain? mari bergabung bersama

    kami di intanqq ^^

    8 game dalam 1 ID
    Game yang di sediakan oleh intanqq:
    * Bandar Balak66 (New Game)
    * Sakong (New Game)
    * Bandar Poker (Hits Game)
    * BandarQ (Hot Game)
    * Poker
    * Domino
    * Capsa Online
    * AduQ

    Kelebihan:
    * Minimal Depo dan WD Rp 15.000
    * Proses dana cepat
    * Bonus cashback harian 0,3%
    * Bonus extra cashback
    * Bonus referal 10% + 10%
    * No robot

    Kami tunggu kehadirannya ^^

    Pin BBM: 2AD20246

    BalasHapus
  92. Jika ada situs yang terbaik kenapa pilih yang lain? mari bergabung bersama kami di intanqq ^^

    8 game dalam 1 ID
    Game yang di sediakan oleh intanqq:
    * Bandar Balak66 (New Game)
    * Sakong (New Game)
    * Bandar Poker (Hits Game)
    * BandarQ (Hot Game)
    * Poker
    * Domino
    * Capsa Online
    * AduQ

    Kelebihan:
    * Minimal Depo dan WD Rp 15.000
    * Proses dana cepat
    * Bonus cashback harian 0,3%
    * Bonus extra cashback
    * Bonus referal 10% + 10%
    * No robot

    Kami tunggu kehadirannya ^^

    Pin BBM: 2AD20246

    BalasHapus
  93. Jika ada situs yang terbaik kenapa pilih yang lain? mari bergabung bersama kami di intanqq ^^

    8 game dalam 1 ID
    Game yang di sediakan oleh intanqq:
    * Bandar Balak66 (New Game)
    * Sakong (New Game)
    * Bandar Poker (Hits Game)
    * BandarQ (Hot Game)
    * Poker
    * Domino
    * Capsa Online
    * AduQ

    Kelebihan:
    * Minimal Depo dan WD Rp 15.000
    * Proses dana cepat
    * Bonus cashback harian 0,3%
    * Bonus extra cashback
    * Bonus referal 10% + 10%
    * No robot

    Kami tunggu kehadirannya ^^

    Pin BBM: 2AD20246

    BalasHapus
  94. Jika ada situs yang terbaik kenapa pilih yang lain? mari bergabung bersama kami di intanqq ^^

    8 game dalam 1 ID
    Game yang di sediakan oleh intanqq:
    * Bandar Balak66 (New Game)
    * Sakong (New Game)
    * Bandar Poker (Hits Game)
    * BandarQ (Hot Game)
    * Poker
    * Domino
    * Capsa Online
    * AduQ

    Kelebihan:
    * Minimal Depo dan WD Rp 15.000
    * Proses dana cepat
    * Bonus cashback harian 0,3%
    * Bonus extra cashback
    * Bonus referal 10% + 10%
    * No robot

    Kami tunggu kehadirannya ^^

    Pin BBM: 2AD20246

    BalasHapus
  95. Jika ada situs yang terbaik kenapa pilih yang lain? mari bergabung bersama kami di intanqq ^^

    8 game dalam 1 ID
    Game yang di sediakan oleh intanqq:
    * Bandar Balak66 (New Game)
    * Sakong (New Game)
    * Bandar Poker (Hits Game)
    * BandarQ (Hot Game)
    * Poker
    * Domino
    * Capsa Online
    * AduQ

    Kelebihan:
    * Minimal Depo dan WD Rp 15.000
    * Proses dana cepat
    * Bonus cashback harian 0,3%
    * Bonus extra cashback
    * Bonus referal 10% + 10%
    * No robot

    Kami tunggu kehadirannya ^^

    Pin BBM: 2AD20246

    BalasHapus
  96. Jika ada situs yang terbaik kenapa pilih yang lain? mari bergabung bersama kami di intanqq ^^

    8 game dalam 1 ID
    Game yang di sediakan oleh intanqq:
    * Bandar Balak66 (New Game)
    * Sakong (New Game)
    * Bandar Poker (Hits Game)
    * BandarQ (Hot Game)
    * Poker
    * Domino
    * Capsa Online
    * AduQ

    Kelebihan:
    * Minimal Depo dan WD Rp 15.000
    * Proses dana cepat
    * Bonus cashback harian 0,3%
    * Bonus extra cashback
    * Bonus referal 10% + 10%
    * No robot

    Kami tunggu kehadirannya ^^

    Pin BBM: 2AD20246

    BalasHapus